Skip to main content

Posts

THE LION OF JUDAH

“Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: ‘Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga’” (Kis. 1:9-11). KENAPA TUHAN YESUS PERLU NAIK KE SURGA? • KARENA DIA BERANI AMBIL RISIKO DALAM KEHIDUPAN, YAITU UNTUK DILUPAKAN. Dia tidak mau terkenal. Sebab bisa saja Dia menceritakan kuasa kebangkitan-Nya, tetapi tidak demikian Tuhan Yesus. Itulah karakter yang mematahkan dosa pertama manusia, yaitu dosa kesombongan. Itu pun kekuatan yang sebenarnya dari kekristenan. Sedangkan, banyak orang yang setelah bertobat maupun bersaksi ingin tampil, menyatakan diri hebat, dan menerima semua pujian. • KAR...

"AKU PASTI BISA "

Ketahuilah bahwa apa yang dilihat, didengar itu bisa mempengaruhi kepriba-dian seseorang untuk bertidak ataupun tidak. Sebagaimana dari keduabelas suku yang men-gintai tanah Kanaan, sepuluh memberikan kabar yang negatif, tetapi Yosua dan Kaleb memberikan informasi positif. Mengapa Yosua dan Kaleb begitu yakin bahwa bangsa Israel dapat merebut tanah Kanaan. Dibawah akan memberikan empat alasan sebagai kebenarannya. “Karena Yosua dan Kaleb memiliki Visi dari Allah”. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil (Lukas 1:37 ). Sebab Allah ada dipihak orang percaya ( Roma 8:31 ). “Karena Yosua dan Kaleb berpegang pada janji Tuhan”. Tuhan tidak pernah ingkar janji ( Ibrani 10:23 ). Janji Tuhan janji yang murni ( Mazmur 12:6 ). "Karena Yosua dan Kaleb berfokus pada Tuhan bukan masalah”. Berjalan dalam kejujuran dan takut akan Tuhan ( Amsal 14:2 ). Bertindak benar dan adil karena itulah kehendak Allah ( Amsal 16:8 ). “Karena Yosua dan Kaleb belajar pada pengalaman masa...

BERSELACAR DI TENGAH BADAI.

Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia. Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air. Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?" Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danauitu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu begitu takut?Mengapa kamu tidak percaya?" Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: "Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"( Mrk. 4:36-41) Setiap manusia yang hidup didalam dunia ini pasti memiliki masalah. Sekalipun orang itu hidup...

KETIKA ANDA FOKUS MAKA MUJIZAT PASTI ADA

Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air." Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!" Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?" (Mat. 14:26-31) Petrus nampaknya meminta sesuatu yang mustahil ketika dia meminta Yesus berjalan di atas air. Namun, ingatlah kalau Yesus bisa melakukan segala sesuatu. Iblis ingin agar kita kehilangan fokus kepada Tuhan. Kalau kita ingin lihat mujizat terja...

DON'T STOP!!!

Kita semua pasti akan masuk di dalam proses. Kita pun sering punya banyak masalah. Apakah Anda sedang mengalami sebuah proses dari Tuhan dan memiliki banyak masalah? Jika ya, kita perlu bertekun. "Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu" (Ibr. 10:36). Ketekunan bukanlah sebuah advice atau rekomendasi semata dari Tuhan, tetapi suatu perintah bagi kita semua! Ketekunan sangat penting bagi hidup kita agar kita memperoleh janji-janji Tuhan. Sebab kadang banyak orang memulai dengan kehendak Tuhan, tetapi mengakhiri bukan dengan kehendak Tuhan. Tetaplah berada dalam kehendak-Nya. Banyak kita sering stop (berhenti) di tengah jalan. Hampir mirip Yosua yang bingung ke mana Tuhan akan membawa umat Israel setelah keluar dari Mesir. Yerikho adalah kota pertama yang harus Yosua taklukkan (Yosua 6:1-14). Yerikho bukanlah sebuah kota yang terlalu besar saat itu, tetapi memiliki dinding-dindin...

MENGENAL MUSUH TERBESAR ORANG PERCAYA

Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan ke AKU an kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan   tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan ke AKU annya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan ke AKU an kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah :   A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena itu kita harus menjaga kesucian, agar kita tidak jatuh dalam tindakan asusila yang menyimpang dari kehendak Tuhan.   K = Kuasa (Kekuasaan) Orang yang haus dan gila kekuasaan akan menghalalkan segala cara demi tercapainya kekuasaan yang mereka kehendaki. Bahkan banyak or...

THE LIFE OF AGAPE

Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih , aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih , aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih , sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku. Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segal...