Skip to main content

DON'T STOP!!!



Kita semua pasti akan masuk di dalam proses. Kita pun sering punya banyak masalah. Apakah Anda sedang mengalami sebuah proses dari Tuhan dan memiliki banyak masalah? Jika ya, kita perlu bertekun.
"Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu" (Ibr. 10:36). Ketekunan bukanlah sebuah advice atau rekomendasi semata dari Tuhan, tetapi suatu perintah bagi kita semua! Ketekunan sangat penting bagi hidup kita agar kita memperoleh janji-janji Tuhan. Sebab kadang banyak orang memulai dengan kehendak Tuhan, tetapi mengakhiri bukan dengan kehendak Tuhan. Tetaplah berada dalam kehendak-Nya.

Banyak kita sering stop (berhenti) di tengah jalan. Hampir mirip Yosua yang bingung ke mana Tuhan akan membawa umat Israel setelah keluar dari Mesir. Yerikho adalah kota pertama yang harus Yosua taklukkan (Yosua 6:1-14). Yerikho bukanlah sebuah kota yang terlalu besar saat itu, tetapi memiliki dinding-dinding yang besar dan pintu yang tinggi yang tertutup karena takut akan orang Israel yang memiliki otoritas dan urapan Tuhan (ay. 1).
"Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: 'Ketahuilah, Aku serahkan ke tanganmu Yerikho ini beserta rajanya dan pahlawan-pahlawannya yang gagah perkasa'" (Yos. 6:2). Tuhan berbicara seolah-olah bahwa itu sudah terjadi, walau Yosua belum masuk ke kota Yerikho dan melakukan peperangan. Hanya Tuhan Yesus juga yang bisa melakukan seperti itu semua dalam hidup kita. Tuhan sudah memenangkan semua peperangan dalam hidup kita. Karena itu, hidup kita bukan tentang kita lagi, tetapi tentang Tuhan Yesus.
KENAPA KITA SERING BERHENTI & MENYERAH DI DALAM PROSES?

1. KARENA PANDANGAN KITA SERING TERHALANG.
 Apa yang akan kita lakukan kalau apa yang kita lihat tidak seperti apa yang Tuhan bilang atau janjikan? Ketahuilah, seberapa besar intensitas goncangan dalam hidup kita itu membuktikan seberapa besar kuasa janji Tuhan dalam kehidupan kita. Iblis sebenarnya takut & sudah kalah ketika Tuhan Yesus mati disalib. Kini Tuhan Yesus sudah ada di dalam hati kita. Jadi, pegang janji Tuhan. Jangan jalan sendiri supaya kita tidak menyerah dalam proses.

2. KARENA KITA TIDAK MELIHAT PROGRES.
 Banyak orang suka melihat hanya hasil akhir, tapi tidak prosesnya. Yosua harus masuk dalam proses padang gurun bersama Musa. Yosua pun harus mengelilingi tembok Yerikho selama tujuh hari, barulah tembok itu runtuh. Mengedari kota itu sekali saja selama enam hari, dan pada hari ketujuh harus mengelilingi tujuh kali. Artinya, dari hari pertama sampai keenam, belum ada satu pun yang runtuh! Baru di hari ketujuh pada putaran ketujuhlah tembok itu runtuh. Bagaimana dengan kita, kalau progres (kemajuan) dalam hidup kita tidak kelihatan, apakah kita akan tetap mempercayai Tuhan? Apakah kita akan tetap berjalan, dan berdoa walaupun belum melihat hasilnya? Meski progres tidak kelihatan, ketaatan adalah tanggung jawab kita, hasilnya adalah tanggung jawab Tuhan. Walau progres tidak kelihatan, bukan berarti iman kita tidak berjalan. Janji-Nya tetap ada. Tugas kita hanya taat. Karena grafiknya Tuhan selalu naik bagi kita, meski kita mungkin masih jatuh-bangun.

3. KARENA PROSES YANG TERJADI TIDAK ADA BATASNYA.
 Kita tidak pernah tahu kapan proses dalam hidup kita kelar. Tetapi jangan pernah menyerah, karena siapa tahu bahwa kita sudah hampir sampai di garis akhir! Tuhan mau kita benar-benar berserah penuh kepada-Nya. Jangan fokus pada masalah, fokuslah pada Pemberi berkat itu.
Sebenarnya sangat gampang bagi Tuhan untuk menyelesaikan setiap persoalan kita, tetapi Tuhan lebih suka datang di tengah-tengah badai kehidupan yang ada dalam hidup kita, menghadapinya bersama-sama dengan kita dan Dia menyatakan kuasa-Nya. Dia lebih tertarik pada karakter dan kapasitas kita sebelum memberkati kita.
Proses harus terjadi. Sewaktu ada proses maupun krisis, kita akan berubah. Jadi, proses dan krisis itu baik. Menjadi Kristen bukanlah berarti tidak ada masalah. Mengucap syukurlah. Karena Tuhan akan membentuk kita semakin menyerupai Kristus melalui permasalahan. Apa pun musim di kehidupan yang kita hadapi, don't stop! Jangan berhenti. Jangan menyerah.

Berjalanlah seolah saat ini adalah putaran terakhir dalam hidup kita, dan berlarilah seperti kita akan mencapai garis akhir. Jangan pernah menyerah di dalam proses, meski tantangan di depan kita terlihat begitu besar! Don't stop! Because the promises of God will stand! Pegang janji Tuhan sebab Dia akan menyatakan janji-Nya! "Lalu bersoraklah bangsa itu, sedang sangkakala ditiup; segera sesudah bangsa itu mendengar bunyi sangkakala, bersoraklah mereka dengan sorak yang nyaring. Maka runtuhlah tembok itu, lalu mereka memanjat masuk ke dalam kota, masing-masing langsung ke depan, dan merebut kota itu" (Yos. 6:20).

Comments

Popular posts from this blog

HEAVEN IS SO REAL

"Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia. Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini, sebab dengan demikian kita berpakaian dan tidak kedapatan telanjang. Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup. Tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita. Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan, sebab hidup kami ini adalah hidup karen...

6 Panggilan PEKERJA

  PEKERJA / PENUAI "Tetapi TUHAN menyertai Yusuf , sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya ; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu." - Kejadian 39:2 "Segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf , dan dengan bantuan Yusuf ia tidak usah lagi mengatur apa-apapun selain dari makanannya sendiri . Adapun Yusuf itu manis sikapnya dan elok parasnya." -  Kejadian 39:6 "Usah akan lah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberit akan perkataan kebenaran itu." - 2 Timotius 2:15 Introduksi Keenam jenis panggilan yang alkitabiah adalah cara Tuhan bagi Gereja untuk mempermudah kita semua mencapai garis akhir dan memenuhi destiny dengan kuat dan tepat sesuai dengan kehendak-Nya yang sempurna. Menentukan jenis panggilan dengan pribadi orang yang bersangkutan, biasanya ditentukan oleh beberapa faktor yaitu karakter positif maupun k...

WASPADA PENGARUH BURUK DISEKELILINGMU.

2 Tawarikh 12:12-14 (TB)  Oleh sebab raja merendahkan diri, surutlah murka TUHAN dari padanya, sehingga ia tidak dimusnahkan-Nya sama sekali. Lagipula masih terdapat hal-hal yang baik di Yehuda. Raja Rehabeam menunjukkan dirinya kuat dalam pemerintahannya di Yerusalem. Rehabeam berumur empat puluh satu tahun pada waktu ia menjadi raja, dan tujuh belas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem, kota yang dipilih TUHAN dari antara segala suku Israel untuk membuat nama-Nya tinggal di sana. Nama ibunya ialah Naama, seorang perempuan Amon. Ia berbuat yang jahat, karena ia tidak tekun mencari TUHAN. Ketika Rehabeam meninggalkan Tuhan ia mengalami banyak permasalahan di dalam kehidupannya. Tuhan mendisiplin Rehabeam dengan cara menggerakkan raja Sisak dari Mesir untuk mengalahkan kerajaannya. Hanya beberapa tahun sepeninggal Salomo kerajaan Israel mengalami kemerosotan yang sangat luar biasa dari masa kejayaan, kerajaan paling kuat menjadi sebuah kerajaan yang lemah di bawah kekuas...