Skip to main content

"AKU PASTI BISA "

Ketahuilah bahwa apa yang dilihat, didengar itu bisa mempengaruhi kepriba-dian seseorang untuk bertidak ataupun tidak. Sebagaimana dari keduabelas suku yang men-gintai tanah Kanaan, sepuluh memberikan kabar yang negatif, tetapi Yosua dan Kaleb memberikan informasi positif. Mengapa Yosua dan Kaleb begitu yakin bahwa bangsa Israel dapat merebut tanah Kanaan. Dibawah akan memberikan empat alasan sebagai kebenarannya.
  1. “Karena Yosua dan Kaleb memiliki Visi dari Allah”.
    • Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil (Lukas 1:37).
    • Sebab Allah ada dipihak orang percaya (Roma 8:31).
  2. “Karena Yosua dan Kaleb berpegang pada janji Tuhan”.
    • Tuhan tidak pernah ingkar janji (Ibrani 10:23).
    • Janji Tuhan janji yang murni (Mazmur 12:6).
  3. "Karena Yosua dan Kaleb berfokus pada Tuhan bukan masalah”.
    • Berjalan dalam kejujuran dan takut akan Tuhan (Amsal 14:2).
    • Bertindak benar dan adil karena itulah kehendak Allah (Amsal 16:8).
  4. “Karena Yosua dan Kaleb belajar pada pengalaman masa lalu”.
    • Kita ada karena anugerah Allah.
    • Kita harus hadirkan Tuhan senantiasa.

Kesimpulan:
Setiap manusia pasti memiliki keterbatasan, tetapi orang yang berkata: “Aku pasti bisa”, ia pasti mengalami pertolongan yang dasyat dan ajaib apabila ia tidak dikuasai oleh pemikiran yang negatif. Sebagaimana apa yang dialami oleh Yosua dan Kaleb, sekalipun kenyataannya sulit tetapi orang yang mengandalkan kuasa-Nya, keberhasilan pasti terjadi.

Comments

Popular posts from this blog

HINENI

  HINENI (הנני): Ini Aku, Budak-Mu (Karena Cinta). "Tetapi jika budak itu dengan sungguh-sungguh berkata: Aku cinta kepada tuanku, kepada isteriku dan kepada anak-anakku, aku tidak mau keluar sebagai orang merdeka, maka haruslah tuannya itu membawanya menghadap Allah, lalu membawanya ke pintu atau ke tiang pintu, dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup." - Keluaran 21:5-6 Dalam 6 bulan terakhir ini ada segolongan orang dari kaum percaya Kristus mendengungkan sebuah slogan baru "HINENI", yang dalam bahasa Ibrani berarti "ini aku, budakmu" ( here i am, your slave - not servant ). Melihat artinya dapat kita simpulkan bahwa seorang beriman yang mencapai atau berusaha mencapai level HINENI adalah seseorang yang berbulat tekad, iman dan cintanya untuk mengabdi sepenuh hati kepada Tuannya apapun risiko yang akan dihadapinya. Mari kita berandai-andai sejenak. Seandainya ...

PELAJARAN PENTING DARI KEHIDUPAN DI ZAMAN NUH

Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh , demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia . Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum , kawin dan mengawinkan , sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu , sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37-39) . 3 hari Yesus turun ke dunia orang mati pada saat Ia mati adalah untuk memproklamirkan bahwa Ia adalah Mesias, sehingga pada tahta penghakiman nanti, tidak ada alasan untuk tidak pernah mendengar tentang Yesus; semua mahluk tahu bahwa Yesus adalah Tuhan. Yesus yang telah disalib, telah naik ke sorga untuk menyediakan tempat bagi yang percaya kepada-Nya. Sehingga kekristenan selalu berbicara mengenai kepastian bahwa sudah ada tempat di sorga bagi yang percaya kepada-Nya. Pada masa akhir zaman ini, Tuhan mengingatkan kembali bahwa anak Tuhan harus hidup s...

MENGENAL MUSUH TERBESAR ORANG PERCAYA

Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan ke AKU an kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan   tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan ke AKU annya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan ke AKU an kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah :   A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena itu kita harus menjaga kesucian, agar kita tidak jatuh dalam tindakan asusila yang menyimpang dari kehendak Tuhan.   K = Kuasa (Kekuasaan) Orang yang haus dan gila kekuasaan akan menghalalkan segala cara demi tercapainya kekuasaan yang mereka kehendaki. Bahkan banyak or...