Skip to main content

TETAP KUAT DIDALAM TUHAN...!!!


Efesus 6:10-11 (TB)  Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.
Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;

Di dalam dunia ini tidak ada orang  yang kuat, sebab semuanya rapuh. Hanya orang yang tinggal di dalam Tuhan akan menjadi kuat. Terkadang kita tidak dapat memahami apa yang menjadi rencana Tuhan atas kehidupan kita, tetapi percayalah bahwa Tuhan menuntun kita sampai kita dapat memahaminya.

Bagaimana cara membangun hidup yang kuat di dalam Tuhan, supaya tidak mudah goyah dalam menjalani hidup ini

1.Pegang firman Tuhan (ay. 14-15)

Maksudnya segala sesuatu yang kita kerjakan hendaknya dilandasi oleh kebenaran firman Tuhan, untuk itu firman Tuhan harus senantiasa dibaca agar kita dapat memahami rencana Tuhan atas hidup kita.

2. Mengenakan Perisai Iman (ay. 16)

Mengapa menggunakan kata perisai ? Karena Paulus menuju kepada jaman itu, dimana tentara Romawi mempunyai dua perisai, yaitu perisai kecil yang hanya menutup muka dan dada, sedangkan yang dimaksud dalam ayat ini adalah perisai besar yang sanggup menutup seluruh tubuh. Jadi perisai yang penuh adalah iman yang totalitas, maksudnya tidak bimbang dan ragu lagi. Sehingga ketika menghadapi persoalan tidak fokus lagi pada persoalan atau masalah, tetapi fokusnya dengan iman, maka Tuhan Yesus pasti menolong. Sedangkan kalau kita ragu atau bimbang, maka kita akan mudah jatuh. Untuk itu kalau sudah mengambil keputusan, percayalah bahwa Tuhan menyertai dan kita menjadi menang.

3. Berdoa senantiasa (ay. 18)

Dengan berdoa, maka Tuhan akan turun tangan. Dan apabila Tuhan sudah turun tangan maka tidak satupun tangan yang mampun melawannya.

Kalau kita berdoa itu sama dengan menyerahkan semuanya kepada Tuhan, dan setelah kita melewati penderitaan yang hanya sementara itu maka kita akan dikuatkan, diteguhkan, dilengkapi dan dikokohkan seperti yang tertulis dalam 1 Petrus 5:7-10

Comments

Popular posts from this blog

HINENI

  HINENI (הנני): Ini Aku, Budak-Mu (Karena Cinta). "Tetapi jika budak itu dengan sungguh-sungguh berkata: Aku cinta kepada tuanku, kepada isteriku dan kepada anak-anakku, aku tidak mau keluar sebagai orang merdeka, maka haruslah tuannya itu membawanya menghadap Allah, lalu membawanya ke pintu atau ke tiang pintu, dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup." - Keluaran 21:5-6 Dalam 6 bulan terakhir ini ada segolongan orang dari kaum percaya Kristus mendengungkan sebuah slogan baru "HINENI", yang dalam bahasa Ibrani berarti "ini aku, budakmu" ( here i am, your slave - not servant ). Melihat artinya dapat kita simpulkan bahwa seorang beriman yang mencapai atau berusaha mencapai level HINENI adalah seseorang yang berbulat tekad, iman dan cintanya untuk mengabdi sepenuh hati kepada Tuannya apapun risiko yang akan dihadapinya. Mari kita berandai-andai sejenak. Seandainya ...

PELAJARAN PENTING DARI KEHIDUPAN DI ZAMAN NUH

Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh , demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia . Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum , kawin dan mengawinkan , sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu , sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37-39) . 3 hari Yesus turun ke dunia orang mati pada saat Ia mati adalah untuk memproklamirkan bahwa Ia adalah Mesias, sehingga pada tahta penghakiman nanti, tidak ada alasan untuk tidak pernah mendengar tentang Yesus; semua mahluk tahu bahwa Yesus adalah Tuhan. Yesus yang telah disalib, telah naik ke sorga untuk menyediakan tempat bagi yang percaya kepada-Nya. Sehingga kekristenan selalu berbicara mengenai kepastian bahwa sudah ada tempat di sorga bagi yang percaya kepada-Nya. Pada masa akhir zaman ini, Tuhan mengingatkan kembali bahwa anak Tuhan harus hidup s...

MENGENAL MUSUH TERBESAR ORANG PERCAYA

Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan ke AKU an kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan   tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan ke AKU annya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan ke AKU an kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah :   A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena itu kita harus menjaga kesucian, agar kita tidak jatuh dalam tindakan asusila yang menyimpang dari kehendak Tuhan.   K = Kuasa (Kekuasaan) Orang yang haus dan gila kekuasaan akan menghalalkan segala cara demi tercapainya kekuasaan yang mereka kehendaki. Bahkan banyak or...