Skip to main content

WASPADA KUASA PALSU DI ZAMAN AKHIR



Dalam sepuluh tulah yang ditimpakan Tuhan kepada orang Mesir, beberapa di antaranya dapat dibuat oleh nabi-nabi palsu. Ada banyak tulah yang terjadi, salah satu contoh yaitu gangguan nyamuk. Kita yang biasa tinggal di daerah tropis pastilah merasakan apa yang namanya dengan "bentol-bentol" akibat gigitan nyamuk. Apa yang terjadi dengan penduduk Mesir itu jauh lebih buruk lagi. Mereka menghadapi serbuan nyamuk yang begitu banyaknya. Alkitab mengatakan di seluruh Mesir dipenuhi dengan nyamuk.

Kita sering melihat dan mendengar berbagai fenomena yang tidak dapat dijelaskan dengan akal. Banyak orang melakukan perkara-perkara ajaib dan menggemparkan. Lalu berbondong-bondonglah orang mengikutinya lalu mengangkatnya menjadi pemimpin spiritual mereka. Kita lihat gejala pencarian perkara-perkara ajaib ini menulari kelompok yang disebut dengan pengikut Kristus.

Jemaat sekarang ini suka mencari gereja yang menyuguhkan demonstrasi supranatural. Selama perkara supranatural itu berasal dari Allah itu baik dan kita wajib menghargainya. Tetapi ada jemaat yang terlampau gigih mencari perkara-perkara supranatural sampai akhirnya mereka menjadi sasaran empuk bagi "si ahli nujum". Siapa itu "si ahli nujum"? Mereka adalah nabi-nabi, guru-guru, dan pendeta-pendeta palsu.

Para guru palsu tersebut dapat melakukan perkara-perkara ajaib. Dan anak Tuhan yang kurang dewasa dengan mudah terpikat. Yang penting sekrang adalah kita tetap FOKUS kepada Kristus. Ingat, BUKAN KEPADA MUKJIZAT. Kalau Anda mendapatkan Yesus, Anda pasti mendapatkan mukjizat, bukan sebaliknya. Haleluya, kita mempunyai Allah yang melakukan perkara-perkara yang besar. Dia menyediakan kuasa bagi kita, anak-anakNya.

Dalam Matius 7 : 15-20 dijelaskan tentang nabi palsu tersebut. Mereka "menyamar" sebagai domba" (ay 15). Jadi serigala itu datang kepada domba dengan pakaian / kulit domba. Mereka cuma pakaian / kulitnya saja yang Kristen, tapi dalamnya tidak. Serigala biasa sudah berbahaya, tetapi serigala yang menyamar sebagai domba jauh lebih berbahaya lagi. Dan lebih parahnya lagi, mereka adalah orang yang punya kedudukan tinggi (karena mereka seorang nabi).

Ciri-ciri nabi palsu :

-         Ay 16-20 : dari buahnya kita bisa mengenal mereka. Apa artinya buah? Kalau kita membandingkan ay 16-20 dengan Mat 3:8-10 dan Mat 12:24,33-37 (ketiga bagian ini mengandung ayat-ayat yang mirip/sama), maka kita dapat menyimpulkan bahwa yang dimaksud dengan buah adalah kehidupannya. Jadi ciri nabi palsu adalah hidup yang jahat seperti mengejar keuntungan (yer 8:10, Tit 1:11, 2 Pet 2:3) maupun baik kepada orang yang menguntungkan (Mikha 3:5). Tes ini sukar dilakukan karena kita sukar tahu tentang kehidupan nabi itu, nabi itu bisa pura-pura saleh, dan semua nabi asli juga adalah manusia yang berdosa (seperti Daud yang berzinah dan membunuh). Perbedaan nabi asli dan palsu adalah nabi asli mempunyai kesungguhan untuk taat dan berbalik arah.

-         Nubuat yang meleset (Ul 18:22) meskipun hanya satu kali, maka dia adalah nabi palsu. Karena itu perhatikanlah orang-orang yang sering mengeluarkan nubuat.

-         Ajaran yang sesat seperti hanya mengajarkan ajaran yang menyenangkan orang, (2 Taw 18:12), ajaran yang tidak menegur doas, ajaran yang ekstrim.

-         Motivasi yang salah. Misalnya mencari kemuliaan diri sendiri (Yoh 7:18). Ini juga sukar terlihat tapi kadang bisa terlihat dengan jelas. Misalnya saja pendeta melarang jemaatnya untuk berbakti di gereja lain atau memberi persembahan kepada gereja lain atau melayani di gereja lain, sekalipun gereja lain itu tidak sesat. Atau pendeta yang sengaja pamer kepandaiannya pada waktu khotbah.

Waspadalah dengan nabi-nabi palsu. Banyaklah berdoa untuk meminta Tuhan memimpin dalam pengertian Firman Tuhan. Banyak membaca / belajar Firman Tuhan, hati-hati dalam memilih gereja/pengkhotbah dan hati-hati dalam memberi persembahan, jangan sampai memberikan kepada gereja yang sesat.
Tuhan Yesus Memberkati.

Comments

Popular posts from this blog

HINENI

  HINENI (הנני): Ini Aku, Budak-Mu (Karena Cinta). "Tetapi jika budak itu dengan sungguh-sungguh berkata: Aku cinta kepada tuanku, kepada isteriku dan kepada anak-anakku, aku tidak mau keluar sebagai orang merdeka, maka haruslah tuannya itu membawanya menghadap Allah, lalu membawanya ke pintu atau ke tiang pintu, dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup." - Keluaran 21:5-6 Dalam 6 bulan terakhir ini ada segolongan orang dari kaum percaya Kristus mendengungkan sebuah slogan baru "HINENI", yang dalam bahasa Ibrani berarti "ini aku, budakmu" ( here i am, your slave - not servant ). Melihat artinya dapat kita simpulkan bahwa seorang beriman yang mencapai atau berusaha mencapai level HINENI adalah seseorang yang berbulat tekad, iman dan cintanya untuk mengabdi sepenuh hati kepada Tuannya apapun risiko yang akan dihadapinya. Mari kita berandai-andai sejenak. Seandainya ...

PELAJARAN PENTING DARI KEHIDUPAN DI ZAMAN NUH

Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh , demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia . Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum , kawin dan mengawinkan , sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu , sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37-39) . 3 hari Yesus turun ke dunia orang mati pada saat Ia mati adalah untuk memproklamirkan bahwa Ia adalah Mesias, sehingga pada tahta penghakiman nanti, tidak ada alasan untuk tidak pernah mendengar tentang Yesus; semua mahluk tahu bahwa Yesus adalah Tuhan. Yesus yang telah disalib, telah naik ke sorga untuk menyediakan tempat bagi yang percaya kepada-Nya. Sehingga kekristenan selalu berbicara mengenai kepastian bahwa sudah ada tempat di sorga bagi yang percaya kepada-Nya. Pada masa akhir zaman ini, Tuhan mengingatkan kembali bahwa anak Tuhan harus hidup s...

MENGENAL MUSUH TERBESAR ORANG PERCAYA

Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan ke AKU an kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan   tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan ke AKU annya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan ke AKU an kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah :   A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena itu kita harus menjaga kesucian, agar kita tidak jatuh dalam tindakan asusila yang menyimpang dari kehendak Tuhan.   K = Kuasa (Kekuasaan) Orang yang haus dan gila kekuasaan akan menghalalkan segala cara demi tercapainya kekuasaan yang mereka kehendaki. Bahkan banyak or...