Skip to main content

MELANGKAH DENGAN IMAN



Apa yang telah terjadi dalam hidup anda adalah hal yang dapat kita syukuri dan bisa juga hal yang kita sesali, tergantung bagaimana kita memilih, karena hidup ini adalah pilihan. Setiap Jejak Langkah dalam kehidupan adalah Investasi. Oleh sebab itu Jalanilah hidup setiap hari dengan memandang pada kekekalan. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.( Kol. 3:2)

Rekam Jejak perjalanan kehidupan di tahun 2019 ini sudah berlalu 41.6% (dari Januari hingga Mei 2019). Jadi Refleksikanlah, apakah belajar kita selama ini membawa hasil yang di harapkan ? sebab Hasil belajar adalah bukan apa yang anda pelajari namun apa yang anda lakukan dari apa yang anda pelajari. “Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu”. (Fil. 4:9). Apa yang anda lakukan, tidak cukup di lakukan 1 kali, tetapi lakukanlah secara terus menerus hingga menjadi Gaya Hidup. Karena menurut survey, diperlukan 21 hari untuk menciptakan KEBIASAAN, dan di perlukan 90 hari untuk menciptakan GAYA HIDUP. Oleh sebab itu, membaca alkitab saja tidak cukup, tapi firman Tuhan harus di lakukan hingga menjadi Gaya Hidup.

Saat ini kita sedang mengalami Pentakosta ke 3. Harus kita pahami makna hari raya Pentakosta dalam Bahasa ibrani : Shavuot (Artinya : Minggu-minggu), adalah sebuah hari raya pengucapan syukur bagi Israel atas hasil panen gandum tujuh minggu setelah hari paskah (WAKTU MENUAI). Dalam bahasa yunani : Pentekoste (artinya : Minggu Putih) Adalah hari raya memperingati peristiwa Dicurahkan-nya Roh Kudus kepada orang percaya 50 hari setelah kebangkitan Kristus / PASKAH (Kis. 2:1-4).

Hanya orang percaya akan pentakosta ke 3 yang akan menerima mujizat yang tidak lazim, yang akan mengalami penuaian besar dalam hidup ini, dengan cara inilah kita mengalahkan ketakutan dan mengalahkan dunia. “yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.”( Yoh. 14:17). Roh Kudus yaitu Roh Kebenaran, yang diutus oleh Bapa kepada kita untuk penggenapan janji Yesus setelah Ia naik ke Sorga sebagai “Penolong & Penghibur”.

1. Penolong. “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,…”( Yoh. 14:16)

2. Penghibur. “tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”( Yoh. 14:26)

Setelah kita mengenal peranan Roh Kudus bagi hidup anda, Sekarang periksa kembali bagaimana Rekam Jejak Langkah Iman anda sampai dengan hari ini ? “Aku mengajarkan jalan hikmat kepadamu, aku memimpin engkau di jalan yang lurus”.( Ams. 4:11)

Saat kita sedang dalam perjalanan hidup kita membutuhkan GPS dalam hidup. Arti GPS : God’s Positioning System. Oleh itu kita perlu Tuhan yang menuntun perjalanan kita. “Ya Allah, janganlah jauh dari padaku! Allahku, segeralah menolong aku!( Maz. 71:12).

Cara kerja dari GPS tergantung Jarak anda. Navigasi GPS (God’s Positioning System) membutuhkan 4 elemen penting, yaitu :

1. Destination. adalah tujuan yang ingin anda capai. “dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus”.( Fil. 3:14). Kita harus memiliki keberanian untuk menentukan Tujuan hidup, dan kita membutuhkan Roh Kudus turun atas kita agar kita menjadi berani dalam menentukan Tujuan. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."( Kis. 1:8). Oleh sebab itu, saat ini kita harus meminta Roh Kudus, bukan meminta keberanian kepada Tuhan. Karena Orang kristen jaman sekarang mengabaikan Roh Kudus. Disaat kita mengabaikan Roh Kudus sama seperti lampu yang tidak tercolok pada saklar listrik (hanya status tanpa fungsi).

2. Waypoint. “Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu”.( Maz. 32:8). Penunjuk jalan yang aktif bergerak untuk menandai lokasi antara point awal dan point akhir.

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya.

Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya”.( Efe. 2:10)

Karena dengan “Melakukan pekerjaan Baik” yang dipersiapkan Allah sebelumnya, maka kita akan : 1). Memuliakan nama Tuhan dan 2). Menjadi berkat bagi sesama.

3. Routes. Adalah beberapa pilihan alternatif jalur tempuh guna mencapai Tujuan. Kebebasan untuk memilih ada di tangan Anda.! Setiap pilihan memiliki proses unik mencapai tujuan. “Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya”.( Maz. 25:12). Terkadang kita sulit menentukan Pilihan karena kita tidak memiliki rasa takut akan Tuhan. agar kita tidak kesulitan menentukan pilihan, kita harus dekat kepada Tuhan dan takut akan Tuhan, maka dengan Roh Kudus akan turun dan menuntun kita dalam menentukan Pilihan. “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang”.( Yoh. 16:13)

4. Track. Adalah sekumpulan posisi sebagai tanda bukti dari perjalanan yang telah dilalui dan tanda jejak atas perjalanan yang sedang ditempuh.

Dalam Hidup, nikmatilah perjalanannya syukuri setiap situasinya, tarik pembelajaran berharga daripadanya, termasuk berbalik dari kesalahan dan mampukan diri untuk Bangkit dari keterpurukan dan menjadi Terang, guna menyempurnakan Rekam Jejak Langkah Iman yang Baru di tahun permulaah yang baru. Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.( 2 Tim. 4:7). Amin.!

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Comments

Popular posts from this blog

HINENI

  HINENI (הנני): Ini Aku, Budak-Mu (Karena Cinta). "Tetapi jika budak itu dengan sungguh-sungguh berkata: Aku cinta kepada tuanku, kepada isteriku dan kepada anak-anakku, aku tidak mau keluar sebagai orang merdeka, maka haruslah tuannya itu membawanya menghadap Allah, lalu membawanya ke pintu atau ke tiang pintu, dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup." - Keluaran 21:5-6 Dalam 6 bulan terakhir ini ada segolongan orang dari kaum percaya Kristus mendengungkan sebuah slogan baru "HINENI", yang dalam bahasa Ibrani berarti "ini aku, budakmu" ( here i am, your slave - not servant ). Melihat artinya dapat kita simpulkan bahwa seorang beriman yang mencapai atau berusaha mencapai level HINENI adalah seseorang yang berbulat tekad, iman dan cintanya untuk mengabdi sepenuh hati kepada Tuannya apapun risiko yang akan dihadapinya. Mari kita berandai-andai sejenak. Seandainya ...

PELAJARAN PENTING DARI KEHIDUPAN DI ZAMAN NUH

Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh , demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia . Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum , kawin dan mengawinkan , sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu , sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37-39) . 3 hari Yesus turun ke dunia orang mati pada saat Ia mati adalah untuk memproklamirkan bahwa Ia adalah Mesias, sehingga pada tahta penghakiman nanti, tidak ada alasan untuk tidak pernah mendengar tentang Yesus; semua mahluk tahu bahwa Yesus adalah Tuhan. Yesus yang telah disalib, telah naik ke sorga untuk menyediakan tempat bagi yang percaya kepada-Nya. Sehingga kekristenan selalu berbicara mengenai kepastian bahwa sudah ada tempat di sorga bagi yang percaya kepada-Nya. Pada masa akhir zaman ini, Tuhan mengingatkan kembali bahwa anak Tuhan harus hidup s...

MENGENAL MUSUH TERBESAR ORANG PERCAYA

Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan ke AKU an kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan   tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan ke AKU annya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan ke AKU an kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah :   A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena itu kita harus menjaga kesucian, agar kita tidak jatuh dalam tindakan asusila yang menyimpang dari kehendak Tuhan.   K = Kuasa (Kekuasaan) Orang yang haus dan gila kekuasaan akan menghalalkan segala cara demi tercapainya kekuasaan yang mereka kehendaki. Bahkan banyak or...