Skip to main content

HIDUP DALAM COVENANT/PERJANJIAN

 

  Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.Tetapi jika engkau sama sekali melupakan TUHAN, Allahmu, dan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya, aku memperingatkan kepadamu hari ini, bahwa kamu pasti binasa; (Ulangan 8:18-19).

Covenant adalah Persetujuan kedua belah pihak dimana kedua belah pihak tersebut melakukan dan nyetujuinya. Tuhan sangat rindu memberikan berkatNya kepada setiap kita orang percaya tetapi Tuhan tetap kepada perintahNya yaitu sebuah Perjanjian kepada umatNya. Berkat Tuhan kepada umatNya adalah merupakan suatu kekuatan yang Tuhan berikan untuk memperoleh atau mendapatkan kekayaan. Oleh sebab itu janganlah hidup kita diluar perjanjian dengan Tuhan sebab ketika hidup kita diluar perjanjian dengan Tuhan maka berkat itu tidak akan sampai kepada kita.

Ketika bangsa Israel masuk dalam hidup perjanjian dengan Tuhan maka Tuhan memberikan Tanah Kanaan yang berlimpah susu dan madu. Tetapi sebelum masuk tanah Kanaan bangsa Israel memberontak kepada Tuhan dengan bersungut-sungut dan hidup keluar dari perjanjian dengan Tuhan. Oleh sebab itu jadilah umat yang hidup dengan setia dengan perjanjianNya dengan Tuhan supaya berkat Tuhan itu melimpah atas hidup kita.

Apabila Tuhan sudah berjanji dengan umatNya maka Tuhan tidak pernah berhutang dan selalu menepati perjanjianNya dengan umatNya juga semua bangsa yang menerima dan percaya kepadaNya.

    Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; (Yohanes 1:12).

Kata Kuasa didalam ayat tersebut dari bahasa asli Yunani Eksousia yang artinya diberikan hak sebagai anak. Dan Tuhan pasti menggenapinya atas hidup kita.

    "Jadi kamu harus berpegang pada seluruh perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya kamu kuat untuk memasuki serta menduduki negeri, ke mana kamu pergi mendudukinya, dan supaya lanjut umurmu di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepada mereka dan kepada keturunan mereka, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Sebab negeri, ke mana engkau masuk untuk mendudukinya, bukanlah negeri seperti tanah Mesir, dari mana kamu keluar, yang setelah ditabur dengan benih harus kauairi dengan jerih payah, seakan-akan kebun sayur. Tetapi negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya, ialah negeri yang bergunung-gunung dan berlembah-lembah, yang mendapat air sebanyak hujan yang turun dari langit; suatu negeri yang dipelihara oleh TUHAN, Allahmu: mata TUHAN, Allahmu, tetap mengawasinya dari awal sampai akhir tahun. Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu, dan Dia akan memberi rumput di padangmu untuk hewanmu, sehingga engkau dapat makan dan menjadi kenyang. (Ulangan 11:8-15).

Kunci untuk menerima Berkat Tuhan :

  *  Mendengar dengan Baik tanda kerendahan hati

    Seni komunikasi yang baik adalah ketika kita mendengar dengan baik, dan Tuhan paling senang ketika kita dengar-dengaran dengan Tuhan. Tetapi bukan hanya cuma mendengar tetapi melakukan Firman juga. Apa yang kita dengar akan menentukan masa depan kita. Ketika kita mendengar apa yang baik dan merespon dengan baik dan melakukannya dengan baik dan positif maka segala sesuatunya akan menjadi baik dan menjadi berkat bagi kita di masa depan.
 *   Mengasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh.
  *  Beribadah kepada Tuhan dengan segenap hati.

Oleh sebab itu mari kita menjadi umat Tuhan yang mau mendengar Firman Tuhan, Mengasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh dan Beribadah kepada Tuhan dengan segenap hati maka kita akan mendapatkan Covenant / Perjanjian BerkatNya tercurah atas hidup kita dan itu pasti dan nyata. Jadi alamilah berkatNya hujan awal dan hujan akhir atas hidup kita... Amin.

Comments

Popular posts from this blog

HINENI

  HINENI (הנני): Ini Aku, Budak-Mu (Karena Cinta). "Tetapi jika budak itu dengan sungguh-sungguh berkata: Aku cinta kepada tuanku, kepada isteriku dan kepada anak-anakku, aku tidak mau keluar sebagai orang merdeka, maka haruslah tuannya itu membawanya menghadap Allah, lalu membawanya ke pintu atau ke tiang pintu, dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup." - Keluaran 21:5-6 Dalam 6 bulan terakhir ini ada segolongan orang dari kaum percaya Kristus mendengungkan sebuah slogan baru "HINENI", yang dalam bahasa Ibrani berarti "ini aku, budakmu" ( here i am, your slave - not servant ). Melihat artinya dapat kita simpulkan bahwa seorang beriman yang mencapai atau berusaha mencapai level HINENI adalah seseorang yang berbulat tekad, iman dan cintanya untuk mengabdi sepenuh hati kepada Tuannya apapun risiko yang akan dihadapinya. Mari kita berandai-andai sejenak. Seandainya ...

PELAJARAN PENTING DARI KEHIDUPAN DI ZAMAN NUH

Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh , demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia . Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum , kawin dan mengawinkan , sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu , sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37-39) . 3 hari Yesus turun ke dunia orang mati pada saat Ia mati adalah untuk memproklamirkan bahwa Ia adalah Mesias, sehingga pada tahta penghakiman nanti, tidak ada alasan untuk tidak pernah mendengar tentang Yesus; semua mahluk tahu bahwa Yesus adalah Tuhan. Yesus yang telah disalib, telah naik ke sorga untuk menyediakan tempat bagi yang percaya kepada-Nya. Sehingga kekristenan selalu berbicara mengenai kepastian bahwa sudah ada tempat di sorga bagi yang percaya kepada-Nya. Pada masa akhir zaman ini, Tuhan mengingatkan kembali bahwa anak Tuhan harus hidup s...

MENGENAL MUSUH TERBESAR ORANG PERCAYA

Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan ke AKU an kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan   tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan ke AKU annya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan ke AKU an kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah :   A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena itu kita harus menjaga kesucian, agar kita tidak jatuh dalam tindakan asusila yang menyimpang dari kehendak Tuhan.   K = Kuasa (Kekuasaan) Orang yang haus dan gila kekuasaan akan menghalalkan segala cara demi tercapainya kekuasaan yang mereka kehendaki. Bahkan banyak or...