Skip to main content

PRINSIP HIDUP SEORANG PEJUANG!!



Arti nama Nehemia adalah Tuhan menghibur umat-Nya. Nehemia hidup pada abad ke 5 SM, ia adalah seorang pejabat tinggi di Kerajaan Persia (sekarang Iran). Ia tinggal di Istana Musim Dingin bernama Susan di Persia. Nehemia pergi ke Yerusalem pada tahun 444 SM atau 12 tahun setelah Nabi Ezra ke Yerusalem.
 Diperlukan waktu 3 bulan berjalan kaki untuk menempuh perjalanan dari Susan ke Yerusalem. Nehemia meminta cuti pada Raja Persia sekitar 9 bulan. Ia menjabat sebagai gubernur di Yerusalem selama 12 tahun. Nehemia memulai pembangunan Tembok Yerusalem pada tahun 443 SM, ia menyelesaikannya dalam waktu 52 hari atau 2 bulan.

Setelah Nehemia sampai di Yerusalem ia beristirahat selama 3 hari, dan pada malam hari di hari ke 3 itu ia mengelilingi seluruh Tembok Yerusalem untuk mengkonfirmasi laporan yang ia dapat tentang kerusakan yang telah terjadi.
Prinsip penyelesaian masalah 5K yang Nehemia terapkan di Yerusalem adalah: - Komunikasi (Nehemia mendapat informasi tentang runtuhnya Tembok Yerusalem)
- Konfirmasi (Nehemia melakukan pengecekan secara langsung tentang info kerusakan Tembok Yerusalem)
- Konferensi (Nehemia mengadakan pertemuan untuk membahas rencana perbaikan Tembok Yerusalem)
- Komitmen (Nehemia mengajak orang-orang Yahudi di Yerusalem untuk berkomitmen membangun kembali Tembok Yerusalem)
- Kerjasama (Nehemia mengajak orang Yahudi di Yerusalem untuk berkerja sama membangun kembali Tembok Yerusalem).

Banyak sekali nama yang disebutkan dalam Nehemia pasal 3, dimulai dari Imam Besar Elyasib dan para imam lainnya yang bersama-sama membangun kembali Pintu Gerbang Domba. Pada Pintu Gerbang Domba itu terdapat Menara Mea dan Menara Hananeel (Nubuat Yeremia 31).
Ada 8 buah pintu gerbang pada Tembok Yerusalem, yaitu:
 * Pintu Gerbang Ikan (Neh 3:3)
 * Pintu Gerbang Lama (Neh 3:6)
 * Pintu Gerbang Lebak/Lembah (Neh 3:13)
 * Pintu Gerbang Sampah (Neh 3:14)
 * Pintu Gerbang Air (Neh 3:15)
 * Pintu Gerbang Kuda (Neh 3:28)
 * Pintu Gerbang Timur (Neh 3:29)
 * Pintu Gerbang Pendaftaran (Neh 3:31).

Nehemia pasal 3 adalah sebuah aplikasi bahwa gereja adalah merupakan satu tubuh (I Kor 12:12) dimana seluruh orang Yahudi di Yerusalem bekerja sama dalam perbaikan Tembok Yerusalem. Inti Nehemia pasal 3 adalah bahwa seluruh anggota jemaat harus terlibat dalam pelayanan, tidak memandang tua atau muda, miskin atau kaya, besar dan kecil harus terlibat dalam pelayanan agar gereja dapat bertumbuh.

Di dalam Nehemia pasal 4 terdapat 2 macam halangan yang dialami oleh Nehemia, yaitu:

1. Mental

Nehemia dan orang-orang Yahudi yang sedang memperbaiki Tembok Yerusalem mendapatkan ejekan dari Sanbalat dan Tobia namun Nehemia tidak membalas kembali mereka dengan ejeken tetapi ia berdoa kepada Allah (Neh 4:4-5) dan fitnah (pasal 6).

2. Fisik

Nehemia dan orang-orang Yahudi mendapatkan ancaman 10 kali tetapi Nehemia menanggapi ancaman itu dengan berdoa dan melakukan persiapan diri apabila diserang secara mendadak.

Inti pasal 4, di dalam melayani Tuhan pasti ada halangan, untuk itu yang diperlukan:
 1. Mental yang kuat/mampu bertahan (Neh 4:1-6 )
2. Fisik yang siap/kuat (Neh 4:7-23 ).

Comments

Popular posts from this blog

KENALI YANG JELEK DIDALAM MU

Yesaya 14:13-14  Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan keAKUan kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan  tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan keAKUannya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan keAKUan kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah : A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena it...

HINENI

  HINENI (הנני): Ini Aku, Budak-Mu (Karena Cinta). "Tetapi jika budak itu dengan sungguh-sungguh berkata: Aku cinta kepada tuanku, kepada isteriku dan kepada anak-anakku, aku tidak mau keluar sebagai orang merdeka, maka haruslah tuannya itu membawanya menghadap Allah, lalu membawanya ke pintu atau ke tiang pintu, dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup." - Keluaran 21:5-6 Dalam 6 bulan terakhir ini ada segolongan orang dari kaum percaya Kristus mendengungkan sebuah slogan baru "HINENI", yang dalam bahasa Ibrani berarti "ini aku, budakmu" ( here i am, your slave - not servant ). Melihat artinya dapat kita simpulkan bahwa seorang beriman yang mencapai atau berusaha mencapai level HINENI adalah seseorang yang berbulat tekad, iman dan cintanya untuk mengabdi sepenuh hati kepada Tuannya apapun risiko yang akan dihadapinya. Mari kita berandai-andai sejenak. Seandainya ...