Skip to main content

BERJALAN DALAM GENGGAMAN TUHAN



Domba yang tidak memiliki gembala adalah domba liar dan terbuang yang tidak memiliki tujuan yang jelas dalam hidupnya. Karena itu kita membutuhkan Yesus sebagai gembala yang baik yang dapat membawa kita air yang tenang dan padang rumput yang hijau (Bdk. Mazmur 23)

Hidup Musa mengalami beberapa fase dalam hidupnya. 0-40 tahun di Mesir menjadi anak angkat putri Firaun, 40-80 Tahun menjadi pelarian di Midian, 80-meningal dunia, Musa baru menyadari rencana dan penyertaan Tuhan atas hidup-Nya.

Ketika Tuhan sedang proses hidup kita respon kita harus benar dan menerima itu dengan lapang dada. Kalau kita memiliki sikap itu padsa akhirnya kita pasti akan mengerti dan menyadari rancangan-Nya besar bagi kita.

Mengapa dalam hidup ini kita harus berjalan bersama Tuhan?

    Karena hidup kita punya tujuan.

    Tujuan kita bukanlah hal-hal dunia tetapi kerjaan Sorga. Karena itu kalau Tuhan sudah berfirman kita harus taat dan setia melakukannya. Abraham taat kepada firman Tuhan untuk meninggalkan tanah kelahirannnya dan berangkat ke tanah yang dijanjikan Tuhan dan yang belum pernah dia ketahui sebelumnya. Karena ketaannya Abraham mengalami kelimpahan berkat dan menjadi berkat bangi bangsa-bangsa (Kejadian 12).

    Kalau sudah Tuhan memakai hidup kita, harus ada ucapan sykur dan penyembahn yang tulus kepada Tuhan. Tujuan Tuhan dalam hidup kita sebenarnya adalah supaya kita dapat menjadi berkat bagi orang lain dan memuliakan nama Tuhan.

    Janji penyertaan Tuhan sempurna bagi kita namun hal ini akan terjadi jika didahului oleh kesetian kita kepada-Nya dalam segala hal.

    Sadrah, Mesakh, dan Abed Nego percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkannya sehingga tidak memiliki rasa kuatur dan taku keika menghadapi masalah besar dalam hidupnya. Mereka tetap memilih setia kepada Tuhan.
    Karena hidup bukan tanpa masalah.

    Mengiring Yesus bukan berarti tidak memiliki masalah lagi, justru masalah akan semakin banyak tetapi, satu hal yang harus kita ketahui, bahwa Yesus ada bagi kita dan pertolongannya pasti kita alami.

    Seberapa besarpun masalah tidak akan pernah mermbuat kita jatuh dan hancur asalkan kita tetap berjalan bersama Tuhan.

    Keluaran 3:17, "Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir menuju ke negeri orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya."

Umat Israel mengalami banyak janji dan penyeratan Tuhan, bahkan ketika tulah terjadi bagi orang mesir "darah domba"(=Lambang darah Yesus) yang dioleskan di depan pintu membuat mereka terluput meskipun mereka berda di tengah-tengah orang Mesir.

"Taat dan setia terhadap tuntunan Tuhan membawa hidup kita mengalami multiplikasi dan promosi"

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Comments

Popular posts from this blog

POLA HIDUP ORANG PERCAYA

Kekristenan itu tidak dibuat-buat melainkan alamiah dan natural. Apa yang kita tabur itu yang akan kita tuai. sebab itu kita harus berhati-hati dalam menjalani kehidupan ini, karena apabila kita menabur yang tidak baik maka kita akan menuai yang tidak baik, tetapi ketika kita menabur yang baik maka kita akan menuai yang baik. Sama seperti Daud pada masa hidupnya selama 40 tahun Daud berkuasa, dia selalu menuai yang terbaik dari Tuhan.     Lalu kata Yesus: "Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu. Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu. Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba." (Mrk. 4:26-29) Kalau kita ingin m...

" KEPAHITAN "

   Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Fil. 3:13-14) Kita tidak akan bisa move on kalau kita masih merasakan sakit hati / kepahitan. Kita harus segera memikirkan apa yang ada didepan kita Mustahil akan terjadi sesuatu yang besar di kehidupan kita apabila kita tidak mengalami pemulihan. Kita harus bisa melupakan apa yang ada dibelakang kita, dan berlari keras melihat apa yang ada didepan kita. Bersahabatlah dengan teman yang tidak mempunyai perasaan sakit hati. Apabila kita mempunyai komunitas / hubungan dengan orang yang sama-sama sakit hati, persoalan yang kita hadapi tidak akan dapat selesai, malah akan menambah masalah kita. Orang yang sakit hati membutuhkan dukungan. Tips dalam menghadapi rasa...

KENALI YANG JELEK DIDALAM MU

Yesaya 14:13-14  Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan keAKUan kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan  tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan keAKUannya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan keAKUan kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah : A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena it...