Skip to main content

ROHANI vs ILAHI


2 Korintus 11:14b .... sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang.

Ketika anda dan saya membaca ayat diatas, apa yang ada di benak kita???  Setan yang jelek kah???  Menakutkan kah???  dia memakai cara yang menyeramkan kah???  berdasarkan Ayat diatas jelas TIDAK.
Alkitab catat iblis pun menyamar sebagai malaikat terang,  klu dalam terjemahan lain memakai kata "Seperti" Malaikat terang.

Dalam hal ini bukan soal rupa atau bentuk wajah iblis saja tetapi yang anda dan saya harus sadar akan hal ini adalah Cara kerja nya. dia memakai tipu daya karena memang dia bapa pendusta, dengan berbagai hal yang kelihatannya baik,  kelihatannya ajaib menurut ukuran manusia bahkan yang lebih ngetren dia memakai cara yang sangat terlihat "ROHANI" ko bisa????  Jelas bisa dengan Tuhan Yesus saja ketika Tuhan Yesus di cobai  dia sok2 pakai kalimat : sebab ada terlulis..... 😱😱😱.

Nah sejujurnya dititik ini anda dan saya, harus belajar peka, belajar mengerti kehendak Tuhan, karena yang kelihatan rohani pun belum tentu itu murni motivasinya.

Alkitab catat demikian :
1 Korintus 10:23 (TB)  "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.

Dari ayat Firman ini kita belajar bahwa mengikuti kehedak Tuhan itu lebih penting dan utama bukan emosi apalagi ada motivasi terselubung.
Hari-hari terlalu banyak hal yang di buat-buat dengan cara atau sampul yang baik dengan Judul yang ROHANI banget dan itu tidak salah itu sebuah kebenaran tetapi kalau berkaca dari ayat di atas maka mari naik kan tingkatan imanmu,  pacu dirimu bukan hanya di lingkaran tipuan setan yang berkedok ROHANI.

hari-hari ini Tuhan tidak terlalu tertarik dengan orang-orang yang berputar-putar pada level ROHANI,  kenapa????  Karena disitu ada bibit kepahitan, kebencian,  kekecewaan dan yang lainnya.
Hari-hari ini Tuhan lebih tertarik dengan mereka yang mau Paksa hati nya,  paksa roh nya naik lebih tinggi,  terbang lebih tinggi ke level ILAHI.

realiita yang terjadi :
ROHANI :
 - Butuh sebuah pengkuan atau cari nama
 - Memperbesar Gereja
 - Menonjolkan visi pribadi atau visi Gereja
 - Akhir dari semuanya timbul kepahitan dan kekecewaan bahkan dengan mudah nya menghakimi ketika ada orang yang tidak sejalan bahkan tidak mau mengikuti pola ini.

ILAHI :
- Tak butuh pengakuan dunia
- Tuhan Yesus yang Utama
- Punya keintiman dengan Tuhan sehingga mengerti kehendak dan maunya Tuhan.
- Akhir dari semua itu nama Tuhan Yesus di permuliakan,  kapasitas roh semakin kuat,  semakin mengerti isi hati Tuhan dan sudah pasti jadi berkat.

Jadi dari pada buang-buang waktu untuk hal yang ROHANI,  Lebih baik kejar yang ILAHI.

Notes :
Rohani : Karakternya mungkin kelihatan rohani tetapi akan kecewa dan menghakimi ketika orang lain tidak mau mengikuti apa yang dia mau.

Ilahi : Karakternya jelas tidak kompromi dan tidak akan pernah mau kejar Pengakuan dunia apalagi mau di bodohi dengan cara-cara setan yang seperti Malaikat terang dengan cara - cara  yang kelihatan rohani namun mempunyai Motivasi terselubung.......

BANGKIT GUYS......
KEJAR YANG ILAHI.......

Comments

Popular posts from this blog

KENALI YANG JELEK DIDALAM MU

Yesaya 14:13-14  Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan keAKUan kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan  tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan keAKUannya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan keAKUan kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah : A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena it...

HINENI

  HINENI (×”× × ×™): Ini Aku, Budak-Mu (Karena Cinta). "Tetapi jika budak itu dengan sungguh-sungguh berkata: Aku cinta kepada tuanku, kepada isteriku dan kepada anak-anakku, aku tidak mau keluar sebagai orang merdeka, maka haruslah tuannya itu membawanya menghadap Allah, lalu membawanya ke pintu atau ke tiang pintu, dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup." - Keluaran 21:5-6 Dalam 6 bulan terakhir ini ada segolongan orang dari kaum percaya Kristus mendengungkan sebuah slogan baru "HINENI", yang dalam bahasa Ibrani berarti "ini aku, budakmu" ( here i am, your slave - not servant ). Melihat artinya dapat kita simpulkan bahwa seorang beriman yang mencapai atau berusaha mencapai level HINENI adalah seseorang yang berbulat tekad, iman dan cintanya untuk mengabdi sepenuh hati kepada Tuannya apapun risiko yang akan dihadapinya. Mari kita berandai-andai sejenak. Seandainya ...