Skip to main content

BERTEKUN DALAM KEBENARAN.




Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain." (Yoh 15:9-17)

Waktu Tuhan sudah semakin dekat, jika kita melihat karya Allah bagi kita maka kita tahu bahwa penjagaan Tuhan sempurna bagi orang yang hidup sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan dan kedewasaannya akan semakin terlihat dari hari kesehari. Kita tidak bisa merubah siapapun, bahkan suami istri tidak bisa memaksa untuk pasangannya berubah, karena hanya Tuhan yang mampu merubah seseorang dengan kuasa Roh Kudus. Bagian manusia hanya belajar untuk hidup sesuai dengan kebenaran dan Tuhan yang akan menyempurnakan hidup kita, oleh karena itu, lakukan saja bagian kita dan biarkan Tuhan yang akan mengerjakan bagianNya bagi kita. Apa saja yang harus kita perhatikan dalam waktu yang semakin singkat? Lima hal yang perlu kita perhatikan menjelang hari Tuhan.

   *  Kita Adalah Umat Pilihan Allah

    "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu"

    Kita tidak bisa merubah siapapun, bahkan suami istri tidak bisa memaksa untuk pasangannya berubah, karena hanya Tuhan yang mampu merubah seseorang dengan kuasa Roh Kudus. Bagian manusia hanya belajar untuk hidup sesuai dengan kebenaran dan Tuhan yang akan menyempurnakan hidup kita, oleh karena itu, lakukan saja bagian kita dan biarkan Tuhan yang akan mengerjakan bagianNya bagi kita. Kita adalah orang-orang yang telah dipilih Allah menurut kasih karuniaNya, bukan karena perbuatan baik yang kita lakukan tapi karena Allah sendiri yang berinisiatif dan menentukan kita menjadi milik kepunyaanNya. Kita mampu mengerti tentang Tuhan karena Tuhan membuka dan menyatakan diriNya bagi kita.

    Alkitab ditulis untuk masyarakat Timur Tengah khususnya umat Tuhan di Israel. Kitab perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani dan Kitab Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Ibrani yang diterjemahkan kedalam bahasa Yunani. Jumlah Penduduk Israel saat ini adalah 8.000.000 dan penduduk yang percaya kepada Tuhan Yesus hanya 500.000. Akan tiba waktunya menjelang akhir zaman akan banyak orang Israel percaya kepada Yesus karena, "Allah Israel, sudah masuk melaluinya." Dan hanya Tuhan Yesus yang telah masuk ke Yerusalem.

        "Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu gerbang luar dari tempat kudus, yang menghadap ke timur; gerbang ini tertutup. Lalu TUHAN berfirman kepadaku: "Pintu gerbang ini harus tetap tertutup, jangan dibuka dan jangan seorangpun masuk dari situ, sebab TUHAN, Allah Israel, sudah masuk melaluinya; karena itu gerbang itu harus tetap tertutup." (Yeh 44:1-2)

        "Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: "Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!" Dan ketika Ia masuk ke Yerusalem, gemparlah seluruh kota itu dan orang berkata: "Siapakah orang ini?" (Mat 21:9-10)

    Kita tidak akan mengerti nubuatan dari Kitab Perjanjian Lama kalau kita tidak membaca penggenapannya dalam Kitab Perjanjian Baru. Oleh karena itu, sungguh penting bagi kita untuk membaca dan mempelajari keseluruhan Alkitab.

   *  Kita Adalah Sahabat Allah

    "tetapi Aku menyebut kamu sahabat"

    Kita tidak disebut sebagai hamba karena seorang hamba tidak tahu apa yang diperbuat oleh tuannya, kita tidak disebut sebagai anak karena seorang anak tidak tahu apa yang orang tua pikirkan tapi kita disebut sahabat Allah karena seorang sahabat tahu apa yang akan diperbuat oleh sahabatnya, seorang sahabat selalu ada dalam suka maupun duka, dan seorang sahabat akan selalu ada dalam keadaan terpuruk seperti apapun. Seorang sahabat memiliki hubungan yang dekat dan saling mempercayai. Begitupun juga Tuhan, Ia ingin kita memiliki hubungan yang intim dengan Dia, tanpa ada allah lain yang kita sembah selain dari Dia. Dosa dan perselisihan yang terjadi dalam hidup kita adalah karena kita mrembuka ruang bagi iblis untuk masuk dalam hidup kita, jika kita hidup benar selaras dengan Firman Allah maka hidup kita akan tenang tanpa peraturan-peraturan duniawi.

    * Saling Mengasihi

    "Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain"

    Jika kita mengaku Yesus adalah sahabat maka wajib bagi kita untuk saling mengasihi satu dengan yang lain. Sekalipun banyak hal yang tidak mendukung untuk mengasihi namun kita tetap berkeputusan untuk tetap mengasihi maka kita akan diberkati Tuhan. Kasih Allah adalah kasih yang tak bersyarat yang menerima kita apa adanya sebagai pribadi yang dikasihiNya.

    * Bekerja Dengan Tuntunan Roh Kudus

        "Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya." (Fil 2:12-13)

    Allah menetapkan kita dengan memberikan Roh KudusNya dalam hidup kita, maka tanda orang yang dipilih adalah mengerjakan segala hal dengan tuntunan Roh Kudus. Melakukan segala sesuatu tanpa paksaan tapi dengan kerelaan hati. Kita melakukan pekerjaan yang baik bukan karena ingin diselamatkan namun untuk mengisi keselamatan yang telah Tuhan beri bagi kita.

   * Pemulihan Dalam Seluruh Aspek

    "supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu"

    Allah memilih kita agar kita dapat merasakan kasih dan berkat yang telah Ia sediakan dari semula bagi orang-orang yang percaya kepada Dia. Kita adalah objek kasih Allah dimuka bumi ini, maka jika kita hidup sesuai dengan jalan-jalanNya maka kita akan diberkati dengan melimpah dan Allah akan memulihkan hidup kita.

    Waktu Tuhan sudah semakin dekat, kita perlu mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, oleh karena itu kita perlu menyadari bahwa kita adalah pribadi yang dipilih Tuhan, sahabat Allah, dipanggil untuk saling mengasihi satu dengan yang lain, bekerja dengan Tuntunan Roh Kudus dan percaya bahwa Allah menyediakan berkat pemulihan dalam segala aspek jika kita bertekun dalam kebenaran.

Comments

Popular posts from this blog

POLA HIDUP ORANG PERCAYA

Kekristenan itu tidak dibuat-buat melainkan alamiah dan natural. Apa yang kita tabur itu yang akan kita tuai. sebab itu kita harus berhati-hati dalam menjalani kehidupan ini, karena apabila kita menabur yang tidak baik maka kita akan menuai yang tidak baik, tetapi ketika kita menabur yang baik maka kita akan menuai yang baik. Sama seperti Daud pada masa hidupnya selama 40 tahun Daud berkuasa, dia selalu menuai yang terbaik dari Tuhan.     Lalu kata Yesus: "Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu. Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu. Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba." (Mrk. 4:26-29) Kalau kita ingin m...

" KEPAHITAN "

   Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Fil. 3:13-14) Kita tidak akan bisa move on kalau kita masih merasakan sakit hati / kepahitan. Kita harus segera memikirkan apa yang ada didepan kita Mustahil akan terjadi sesuatu yang besar di kehidupan kita apabila kita tidak mengalami pemulihan. Kita harus bisa melupakan apa yang ada dibelakang kita, dan berlari keras melihat apa yang ada didepan kita. Bersahabatlah dengan teman yang tidak mempunyai perasaan sakit hati. Apabila kita mempunyai komunitas / hubungan dengan orang yang sama-sama sakit hati, persoalan yang kita hadapi tidak akan dapat selesai, malah akan menambah masalah kita. Orang yang sakit hati membutuhkan dukungan. Tips dalam menghadapi rasa...

KENALI YANG JELEK DIDALAM MU

Yesaya 14:13-14  Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan keAKUan kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan  tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan keAKUannya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan keAKUan kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah : A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena it...