Skip to main content

PIKIRAN YANG DI UPGRADE!!!



Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Rom. 12:2)
Kekristenan tidak selalu mengenai iman. Tapi terdapat juga pikiran didalamnya. Pikiran yang salah akan menyebabkan cara pikir yang salah. Orang Kristen terkadang juga memiliki pemikiran yang salah, dan kita harus sadar bahwa itu semua tidak selalu karena setan. Kita harus dapat membedakan mana kehendak yang dari Tuhan dan mana yang bukan; yang dapat diketahui melalui pembaharuan pikiran. Pembaharuan pikiran tidak bisa hanya dengan sekali dua kali ibadah, selalu simak dan perhatikan Firman Tuhan dan kita akan dibaharui dari waktu ke waktu.
Seringkali orang tidak melihat realitas dalam kehidupan, namun melihat dalam pikiran. Setan dan dunia menawarkan hal yang seperti ini. Permainan pikiran akan merubah mindset kita. Tanpa disadari hal- hal seperti ini yang akan membuat pikiran kita menjadi terpenjara. Hal-hal salah yang pernah kita alami harus diubahkan dengan cara berjalan bersama Tuhan. Buanglah memori-memori negatif yang pernah terjadi. Hal- hal demikian yang akan membuat kita tidak melangkah.
Bagaimana agar kita mengalami pembaharuan pikiran
  1. Mendengar dan memperhatikan Firman Tuhan
  2. Kebanyakan dari kita hanya mendengar, namun tidak pernah memperhatikan. Emosi, pikiran, dan jiwa kita akan dikoreksi oleh Firman Tuhan ketika kita memperhatikan.
  3. Merenungkan Firman Tuhan
  4. Merenung berbeda dengan membaca. Kebanyakan dari kita lebih merenungkan masalah kita daripada Firman Tuhan. Merenungkan Firman Tuhan akan membuat cara berpikir kita berubah. Renungkan Firman Tuhan siang dan malam.
  5. Bergaul dengan komunitas yang sudah dibaharui
  6. Banyak orang yang rajin ke gereja, namun pikirannya belum dibaharui. Kita perlu bergaul dengan orang-orang yang sudah dibaharui agar pola pikir kita berubah.
Jangan biarkan diri kita terikat oleh pola berpikir kita yang salah. Bukalah pikiran kita agar selaras dengan Firman Tuhan dan pikiran kita akan diubahkan selama-lamanya.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Comments

Popular posts from this blog

KENALI YANG JELEK DIDALAM MU

Yesaya 14:13-14  Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan keAKUan kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan  tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan keAKUannya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan keAKUan kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah : A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena it...

HINENI

  HINENI (הנני): Ini Aku, Budak-Mu (Karena Cinta). "Tetapi jika budak itu dengan sungguh-sungguh berkata: Aku cinta kepada tuanku, kepada isteriku dan kepada anak-anakku, aku tidak mau keluar sebagai orang merdeka, maka haruslah tuannya itu membawanya menghadap Allah, lalu membawanya ke pintu atau ke tiang pintu, dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup." - Keluaran 21:5-6 Dalam 6 bulan terakhir ini ada segolongan orang dari kaum percaya Kristus mendengungkan sebuah slogan baru "HINENI", yang dalam bahasa Ibrani berarti "ini aku, budakmu" ( here i am, your slave - not servant ). Melihat artinya dapat kita simpulkan bahwa seorang beriman yang mencapai atau berusaha mencapai level HINENI adalah seseorang yang berbulat tekad, iman dan cintanya untuk mengabdi sepenuh hati kepada Tuannya apapun risiko yang akan dihadapinya. Mari kita berandai-andai sejenak. Seandainya ...