Skip to main content

MENJADI PRIBADI YANG SPESIAL DIHADAPAN TUHAN



Kaleb adalah salah satu anggota dari dua belas pengintai yang di utus Musa sebelum memasuki Tanah Kanaan.

Apa yang terjadi ketika kedua belas pengintai di utus? Sepuluh orang bersungut-sungut dan mencoba memberontak. Akibat dari pembrontakan, mereka tidak dapat menerima dan menikmati janji Tuhan.

    Jadi sekarang, sesungguhnya TUHAN telah memelihara hidupku, seperti yang dijanjikan-Nya. Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini; pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk. Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan TUHAN pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu, bahwa di sana ada orang Enak dengan kota-kota yang besar dan berkubu. Mungkin TUHAN menyertai aku, sehingga aku menghalau mereka, seperti yang difirmankan TUHAN." Lalu Yosua memberkati Kaleb bin Yefune, dan diberikannyalah Hebron kepadanya menjadi milik pusakanya. Itulah sebabnya Hebron menjadi milik pusaka Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, sampai sekarang ini, karena ia tetap mengikuti TUHAN, Allah Israel, dengan sepenuh hati. (Yos. 14:10-14)

Tuhan mencari orang-orang yang berbeda, dan Tuhan mendapati Kaleb orang yang taat dan setia mengikuti Tuhan dengan sepenuh hati. Karena kesetiannya Hebron diberikan kepadanya menjadi milik pusakanya. Kaleb memiliki perjalanan yang panjang, dibentuk dan diproses Tuhan. Didalam menjalani proses dari Tuhan Kaleb tetap taat, setia, dan memiliki penundukkan diri.

Mengapa Kaleb luar biasa?

    * Kaleb Memiliki Hati Dan Roh Yang Benar.

        Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya. (Bil. 14:24)

    Kalau Tuhan menilai sesuatu, hal itu sudah pasti benar, karena Tuhan maha tahu dan karena Tuhan menilai dari kedalaman. Kaleb memiliki hati dan roh yang benar sehingga Tuhan memberi penghargaan kepada Kaleb dan membawa dia masuk ke negeri yang telah dimasukinya, dan keturunannya akan memilikinya.

        Kemudian Kaleb mencoba menenteramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya: "Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!" (Bil. 13:30)

    Kalau orang memiliki roh yang benar, setiap perkataannya pasti menenteramkan hati. Itulah yang dilakukan oleh Kaleb bagaimana dia mencoba membangun dan menenteramkan hati bangsa Israel.

        Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka." (Bil. 14:9)
    Kaleb memiliki cara pandang yang berbeda karena dia memiliki roh yang benar dan kuat.

   *  Kaleb Konsisten Kepada Kebenaran.

        Jadi sekarang, sesungguhnya TUHAN telah memelihara hidupku, seperti yang dijanjikan-Nya. Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini; (Yos. 14:10)

    Tuhan mencari orang yang konsisten. Seorang konsisten atau petempur bukan dilahirkan tetapi diproses. Milikilah sikap hati yang siap diproses Tuhan maka kita akan menjadi orang yang konsisten.

        Lalu Yosua memberkati Kaleb bin Yefune, dan diberikannyalah Hebron kepadanya menjadi milik pusakanya. (Yos. 14:13)

    Yosua memberkati Kaleb karena Kaleb memang layak untuk diberkati. Kaleb memiliki mentalitas seorang raja sehingga Yosua memperlakukan Kaleb dengan baik.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Comments

Popular posts from this blog

KENALI YANG JELEK DIDALAM MU

Yesaya 14:13-14  Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan keAKUan kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan  tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan keAKUannya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan keAKUan kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah : A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena it...

HINENI

  HINENI (הנני): Ini Aku, Budak-Mu (Karena Cinta). "Tetapi jika budak itu dengan sungguh-sungguh berkata: Aku cinta kepada tuanku, kepada isteriku dan kepada anak-anakku, aku tidak mau keluar sebagai orang merdeka, maka haruslah tuannya itu membawanya menghadap Allah, lalu membawanya ke pintu atau ke tiang pintu, dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup." - Keluaran 21:5-6 Dalam 6 bulan terakhir ini ada segolongan orang dari kaum percaya Kristus mendengungkan sebuah slogan baru "HINENI", yang dalam bahasa Ibrani berarti "ini aku, budakmu" ( here i am, your slave - not servant ). Melihat artinya dapat kita simpulkan bahwa seorang beriman yang mencapai atau berusaha mencapai level HINENI adalah seseorang yang berbulat tekad, iman dan cintanya untuk mengabdi sepenuh hati kepada Tuannya apapun risiko yang akan dihadapinya. Mari kita berandai-andai sejenak. Seandainya ...