Skip to main content

KOMITMEN



  Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. (Luk. 12:42-44)

Komitmen adalah janji setia, tekad atau ketetapan yang kuat untuk melakukan sesuatu yang disertai dengan tanggung jawab. Komitmen adalah salah satu elemen yang sangat penting dalam hidup kita. Sebab dengan komitmen itu Tuhan akan mengangkat kita.

Setia yang Tuhan maksud adalah orang yang berhasil melipatgandakan talenta, orang yang melakukan sesuatu, yang produktif bukan sekedar diam saja.

    Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya? ( Ams. 20:6)

Ciri-ciri orang yang punya Komitmen :

   1. Dewasa

    Orang yang dewasa adalah orang yang bukan hanya Tahu Kebenaran tapi mengerti kepada harus melakukan kebenaran.
        sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, (Efe. 4:13)

  2. Orang yang Bisa Mengakhiri dengan Baik

    Semua orang bisa memulai dengan baik tetapi tidak semua orang bisa mengakhiri dan menyelesaikan pertandingan itu dengan baik.
        Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia, sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya. (Luk. 14:28-30).

    Setiap kita harus memiliki iman untuk menyelesaikan segala sesuatu yang dipercayakan kepada kita dengan baik dan benar. Kesetiaan seseorang bukan dilihat pada saat dia memulai tetapi bagaimana dia bisa mengakhirinya dengan baik dan benar.

    John Steven A seorang pelari marathon berkata negara saya tidak mengirim saya 5000 mil hanya untuk memulai pertandingan, tetapi mereka mengirim saya 5000 mil untuk menyelesaikan. Marilah kita menjadi anak-anak muda yang mengubah keadaan dan membalikkan keadaan dengan menjadi orang yang dewasa dalam iman dan kerohanian juga menjadi anak-anak muda yang bisa mengakhiri pertandingan hidup ini dengan baik dan benar sampai Tuhan disenangkan dan dipuaskan dengan hidup kita. Maju terus dalam Tuhan dalam kesetiaan dan komitmen sampai kemuliaan Tuhan dinyatakan dalam hidup kita Amin.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Comments

Popular posts from this blog

KENALI YANG JELEK DIDALAM MU

Yesaya 14:13-14  Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Musuh yang terbesar dalam kehidupan kita selain iblis adalah diri kita sendiri. Untuk mengalahkan keAKUan kita bukanlah sesuatu yang sederhana dan mudah. Tetapi dibutuhkan  tekad yang kuat. Kalau kita perhatikan Lucifer, dia jatuh dalam dosa karena tidak sanggup menahan keAKUannya; hal ini dapat kita temukan dalam Kitab Yesaya Yesaya 14:13-14, dimana Lucifer ingin menyamai Allah. Untuk itu hati-hati dengan keAKUan kita atau keegoisan kita yang sanggup memisahkan kita dari hadirat Allah. Maka musuh yang harus kita perangi dari kata “AKU” adalah : A = Asusila Tindakan asusila bisa terjadi dimana saja, dan tidak menutup kemungkinan dalam gerejapun bisa terjadi. Oleh karena it...

HINENI

  HINENI (הנני): Ini Aku, Budak-Mu (Karena Cinta). "Tetapi jika budak itu dengan sungguh-sungguh berkata: Aku cinta kepada tuanku, kepada isteriku dan kepada anak-anakku, aku tidak mau keluar sebagai orang merdeka, maka haruslah tuannya itu membawanya menghadap Allah, lalu membawanya ke pintu atau ke tiang pintu, dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup." - Keluaran 21:5-6 Dalam 6 bulan terakhir ini ada segolongan orang dari kaum percaya Kristus mendengungkan sebuah slogan baru "HINENI", yang dalam bahasa Ibrani berarti "ini aku, budakmu" ( here i am, your slave - not servant ). Melihat artinya dapat kita simpulkan bahwa seorang beriman yang mencapai atau berusaha mencapai level HINENI adalah seseorang yang berbulat tekad, iman dan cintanya untuk mengabdi sepenuh hati kepada Tuannya apapun risiko yang akan dihadapinya. Mari kita berandai-andai sejenak. Seandainya ...